RSS Feed
Tampilkan postingan dengan label kentang. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label kentang. Tampilkan semua postingan

Banjir Kentang Impor

Posted by Flora Sawita Labels: , , , ,


















Pedagang memindahkan kentang impor saat bongkar muat di dalam kontainer Pasar Induk Buah dan Sayur, Jakarta Timur. Kementerian Pertanian akan merekomendasikan memberlakukan tata niaga komoditas hortikultura yang selama ini rawan serbuan pangan impor. Salah satunya adalah kentang yang belakangan ini ramai diributkan oleh petani kentang lokal karena banjir kentang impor.

Kentang impor masuk, petani lokal terpuruk

Posted by Flora Sawita Labels: , , , , ,






















Jakarta
. Anggota Komisi IV DPR RI Rofi Munawar mengecam kebijakan Kementerian Perdagangan (Kemendag) melakukan importasi berbagai komoditas pertanian, diantaranya impor kentang yang saat ini terjadi.

Harga jual kentang di tingkat petani anjlok hingga lima puluh persen akibat gencarnya impor kentang dari China.

"Kebijakan Kemendag memberikan izin terhadap importasi kentang, membuat petani kentang terpuruk dan tidak dapat menikmati harga yang optimum,"katanya.

Untuk kesekian kali Kementerian Perdagangan melegalisasi impor dan ini semakin menegaskan setiap kebijakan tidak berpihak kepada petani namun kepada pasar.

Impor hortikultura terus terjadi terjadi selama kurun waktu hampir 5 tahun terakhir. Kentang menjadi salah satu komoditas yang ikut serta di impor dalam memenuhi kebutuhan dalam negeri.

Harga kentang lokal mencapai Rp7000 hingga Rp8000 per kilogram, namun saat ini harga kentang lokal berkisar Rp4000-Rp4500 per kilogram.

Harga kentang anjlok di tingkat petani karena gencarnya impor kentang dari China. Kentang impor tersebut harganya hanya Rp2300-Rp2500 per kilogram. Padahal selama ini kentang menjadi komoditas hortikultura yang banyak menyumbang devisa negara.

"Mendag nampaknya tidak punya solusi lain dalam menstabilkan harga komoditas pertanian, selain dengan impor. Kebijakan perdagangan selalu dihiasi dengan impor,"ujarnya.

Impor kentang dilakukan bila kebutuhan tidak mencukupi

Posted by Flora Sawita Labels: , , , , ,

















Jakarta
. Walau Indonesia mengklaim diri sebagai negara agraris, nyatanya banyak komoditas pertanian diimpor. Argumen pemerintah sederhana saja, karena keperluan komoditas pertanian itu ada yang belum mencukupi keperluan domestik.

Menko Perekonomian, Hatta Rajasa, mengatakan, semua keputusan impor terkait komoditas pertanian termasuk kentang seharusnya ditetapkan dalam rapat koordinasi atas permintaan kementerian teknis apabila kebutuhan dalam negeri belum mencukupi.

"Seharusnya khan Kementerian Pertanian bisa mengantisipasi itu. Karena prinsipnya selalu saya katakan setiap rakor pangan, seluruh pangan kita dari petani harus dibeli, didahulukan, tidak boleh tidak, kalau kurang baru impor," ujarnya di Jakarta, Selasa.

Hatta menegaskan keputusan untuk melakukan impor tidak boleh dilakukan secara sepihak, apalagi dengan ancaman krisis global, pasar domestik seharusnya lebih diutamakan dan dilindungi.

"Kita sedang menghadapi krisis, dimana saya sedang menjaga pasar domestik kita ini harus berkembang, tidak boleh yang namanya petani kita ini, industri kita dan sebagainya mati karena barang impor," ujarnya.

Hatta juga mengaku belum mendapatkan laporan resmi dari Menteri Perdagangan maupun Menteri Pertanian terkait impor kentang yang membuat harga jual di tingkat petani anjlok hingga 50 persen.

"Kita akan cek, apakah ini karena penyelundupan atau karena apa, kita belum tahu," katanya.

Sedangkan, Menteri Perdagangan, Mari Pangestu, belum dapat memberikan konfrimasi dan masih mempelajari mengenai impor kentang yang dimaksud, serta melakukan koordinasi lebih lanjut dengan Kementerian Pertanian.

"Kita akan pelajari, ini kan masalah kalau cukup maka tidak usah impor, jadi tidak bermasalah, tapi bagaimana produksi itu ditingkatkan itu kita koordinasikan dengan Kementerian Pertanian," ujarnya.

Sementara, Menteri Pertanian Suswono justru mengaku Kementerian Pertanian belum pernah mendapatkan data akurat mengenai seberapa banyak produksi kentang yang dibutuhkan untuk memenuhi kebutuhan masyarakat atas komoditas ini.

"Sejauh ini hampir tidak pernah diajak bicara untuk berapa volume produksi sehingga bisa diketahui berapa kekurangannya. Sekarang faktanya banyak petani-petani kentang yang terpukul karena harga yang murah sehingga tidak membangkitkan semangat dia menanam kentang. Ini yang harus dihindari," ujarnya. (ant)

Berita Pertanian : Kab. Karo Targetkan Produksi 49.826 Ton Kentang

Posted by Flora Sawita Labels: , , , , ,












Kabanjahe
. Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Karo menargetkan produksi kentang sepanjang tahun 2011 sebanyak 49.826 ton dari lahan seluas 3.110 hektare. Peningkatan target produksi ini didasarkan pada pengembangan benih kentang dari Granola G0 ke Granola G1 oleh Gabungan Kelompok Petani (Gapoktan) di Tanah Karo.

"Pengembangan benih kentang dari Granola 0 ke Granola 1, menjadi dasar Pemkab Karo dan Gapoktan untuk menargetkan produksi kentang sebanyak 49.826 ton kentang untuk masa tanam 2011 ini. Tanah Karo juga masih menyimpan potensi yang besar untuk pengembangan kentang dan itu tidak boleh disia-siakan," ujar Kepala Dinas Pertanian dan Perkebunan Pemkab Karo, Agustoni Tarigan, pada acara Penanaman Perdana Penangkaran Bibit Kentang Granola G1 dan Penyerahan Green House Bantuan Bank Indonesia (BI), serta sarasehan "Permasalahan dan Solusi dalam Budidaya Kentang", di Desa Suka, Kecamatan Tiga Panah, Kabanjahe, Rabu (21/9).

Hadir juga dalam kegiatan tersebut Bupati Karo Kena Ukur Karo Jambi Surbakti, Pemimpin BI Kantor Regional Sumut dan Aceh Nasser Atorf, Ketua DPRD Karo Siti Aminah Perangin-angin, Ketua Forum Pengembangan Karo Petrus Sitepu, pimpinan bank se-Kabupaten Karo serta Gapoktan Tanah Karo.

Dikatakan Agustoni, total lahan kentang di Karo seluas 4.139 hektare. Namun untuk tahun 2011, sasaran untuk produksi hanya 3.110 hektare. Sementara sisanya seluas 1.029 hektare untuk target produksi 2012.

Menurutnya, selain untuk konsumsi Karo dan Sumut, kentang produksi daerah ini juga untuk ekspor. Meski diakuinya, beberapa tahun belakangan ada penurunan ekspor akibat petani di Karo yang masih tergantung pada penggunaan pestisida, sementara pasar Eropa yang merupakan tujuan ekspor sudah beralih kepada tanaman kentang organik. Begitupun petani Karo, tambahnya, akan kembali melirik pasar ekspor dengan melakukan pengembangan bibit kentang. Dengan pengembangan ini, dikatakan Agustono, produksi kentang Tanah Karo bisa naik menjadi 30 ton per hektare dari rata-rata 16 ton per hektare.

Meski diakuinya, untuk pengembangan benih kentang masih ditemukan masalah seperti kucuran modal yang masih cukup sulit dari perbankan, namun Gapoktan di Tanah Karo akan tetap komitmen untuk melakukan pengembangan secara kontinu untuk bisa kembali menguasai pasar ekspor.

Bupati Karo Kena Ukur Karo Jambi Surbakti, mengungkapkan, pihaknya akan terus berkoordinasi dengan Dinas Pertanian serta penyuluh untuk membantu Gapoktan dalam pengembangan produksi kentang di Tanah Karo.

"Kita akan terus bersinergi dengan Dinas Pertanian maupun penyuluh untuk menyokong Gapoktan supaya produksi kentang bisa mencapai target. Ini juga akan menjadi satu titik balik bagi petani Karo untuk kembali bisa menembus pasar ekspor, dimana belakangan semakin susah untuk mengirim dalam jumlah yang besar," katanya.

Pemimpin BI Kantor Regional Sumut dan Aceh Nasser Atorf, mengungkapkan, kebutuhan benih kentang bermutu untuk daerah Sumut khususnya daerah Karo belum terpenuhi sehingga perlu dilakukan pengembangan atau pun pemulihan benih tanaman kentang agar produksi tercapai.

"Dengan adanya varietas unggul dan alur benih yang jelas, bisa menjadi faktor penentu dalam sistem agribisnis dalam meningkatkan produksi kentang di Sumut. Ini juga akan mengurangi benih palsu dan kwadaluarsa yang beredar di pasaran," ungkapnya. Ia menambahkan, perbankan juga akan konsisten untuk membantu skim kredit bagi petani guna menyokong permodalan.

Dalam kesempatan tersebut, BI juga menyerahkan bantuan berupa screen house. Menurut Nasser, permasalahan dalam budidaya kentang granola juga disebabkan tidak tersedianya screen house atau media pembibitan kentang yang steril. "Dengan screen house ini, kemungkinan pengembangan bibit kentang akan bisa menghasilkan produksi kentang yang berkualitas ekspor," pungkasnya.

Tips Ampuh : Kentang mampu turunkan tekanan darah tinggi

Posted by Flora Sawita Labels: , , ,

























Di balik fungsinya sebagai sumber karbohidrat pengganti nasi, kentang menyimpan manfaat sebagai makanan super penurun tekanan darah. Kentang selama ini selalu mendapat reputasi buruk, terutama karena makanan berbahan kentang yang terkenal adalah kentang goreng atau keripik kentang yang tinggi kalori. Padahal, jika diolah dengan benar, maka kentang bisa menyehatkan jantung.



Dalam sebuah penelitian berskala kecil, terbukti bahwa kentang (Solanum tuberosum L) bermanfaat untuk menurunkan tekanan darah dan menjaga berat badan. Efek kentang tersebut diklaim hampir sama seperti jika kita mengonsumsi oatmeal.



Joe Vinson, seorang profesor kimia di University of Scranton, Pennsylvania, menganalisis 18 pasien yang mengonsumsi enam hingga delapan kentang ungu kecil sebanyak dua kali sehari selama satu bulan. Hasil analisis menunjukkan, tekanan darah sistolik dan diastolik masing-masing turun sebesar 3,5 dan 4,3 persen.



Kentang ungu yang dimakan para partisipan studi itu dimasak dengan microwave agar nutrisi penting dalam kentang tidak rusak. Kentang seukuran bola golf itu juga dan tidak diberi topping seperti keju atau krim agar tidak ada tambahan kalori.



Vinson menyebutkan, kentang ungu merupakan salah satu jenis kentang yang memiliki antioksidan paling tinggi. Meski begitu, pada dasarnya kentang yang berkulit merah dan putih juga memiliki antioksidan.



"Kentang mengandung karbohidrat tinggi dengan sedikit kalori, kami berharap, penelitian ini akan membantu mengurangi risiko serangan jantung dan stroke,” ujar Vinson



Lona Sandon, juru bicara American Dietetic Association, mengatakan bahwa kentang merupakan bahan pangan yang kaya akan kalium, yang dikenal mampu membantu mengontrol tekanan darah.



"Kentang merupakan makanan pokok yang sehat karena rendah lemak, relatif rendah kalori, dan sarat akan nutrisi, terutama pada bagian kulit," kata Sandon, yang juga seorang asisten profesor gizi di University of Texas Southwestern Medical Center, Dallas.

Berita Pertanian : Petani Panen Perdana Bibit Kentang G0

Posted by Flora Sawita Labels: , , ,







Berastagi
. Kelompok Tani Arih Ersada di Desa Aji Julu Kecamatan Tiga Panah, melakukan panen perdana bibit kentang granola turunan nol (G0).
Panen yang dilakukan Senin (25/4) di Tanjung Peranginangin Desa Aji Julu itu disaksikan Kepala Dinas Pertanian Karo Nomi Sinuhaji didampingi Pengurus KTNA Tanah Karo Bengkel Tarigan, Kabid Produksi Dispertabun Karo Jenny R Surbakti.

Dalam sambutannya, Nomi mengucapkan terima kasih atas keberhasilan kelompok tani (poktan) Arih Ersada Aji Julu Tiga Panah melaksanakan panen perdana bibit kentang G0 dari bibit yang diberikan Dirjen Hortikultura Kementerian Pertanian kepada para poktan se Tanah Karo khususnya sentra tanaman kentang. Bantuan yang diberikan secara cuma-cuma kepada para petani kentang se Tanah Karo Tahun Anggaran 2010 lalu sebanyak 254.000 Knol.

Nomi mengatakan, dengan keberhasilan tersebut memberikan semangat dan harapan baru bagi petani khususnya petani kentang dalam penyediaan bibit kentang sekaligus mengarah ke usaha penangkar bibit hortikultura. Apalagi selama ini petani kentang kesulitan memperoleh bibit kentang yang berkualitas. “Kalaupun ada dipasaran sangat mahal harganya,” jelasnya.

Kehadiran bibit kentang granola ini kata dia, sangat membantu petani kentang menuju kesejahteraan yang nyata, mengingat pangsa pasar kentang di luar negeri masih terbuka lebar.

Pengurus Poktan Arih Ersada Aji Julu Tanjung Peranginangin, Amos Peranginangin dan Marlen Sembiring, merasa bangga atas panen perdana bibit kentang mereka. Padahal, penanaman itu mereka lakukan dengan memakai screen house yang cukup sederhana ukuran 10 x 50 m per segi.

Dengan adanya panen perdana ini menurut Amos, bisa memperkaya bibit kepada petani untuk
meningkatkan pembibitan dari G0 ke G1, G2, G3 dan selanjutnya untuk ditanam secara umum kepada petani.

Label

2011 News AGRIBISNIS APINDO Africa Agriculture Business Agriculture Land Argentina Australia Bangladesh Berita Berita Detikcom Berita Info Jambi Berita Kompas Berita Padang Ekspres Berita Riau Pos Berita Riau Today Berita Tempo Berita riau terkini Biodiesel Bursa Malaysia CPO Tender Summary Cattle and Livestock China Cocoa Company Profile Corn Cotton Crude Palm Oil (CPO) and Palm Kernel Oil (PKO) Dairy Dairy Products Edible Oil Euorope European Union (EU) FDA and USDA Fertilizer Flood Food Inflation Food Security Fruit Futures Futures Cocoa and Coffee Futures Edible Oil Futures Soybeans Futures Wheat Grain HUKUM India Indonesia Info Sawit Investasi Invitation Jarak pagar Kakao Kapas Karet Kebun Sawit BUMN Kebun Sawit Swasta Kelapa sawit Kopi Law Lowongan Kerja MPOB Malaysia Meat News Nilam Oil Palm Oil Palm - Elaeis guineensis PENGUPAHAN PERDA Pakistan Palm Oil News Panduan Pabrik Kelapa Sawit Penawaran menarik Pesticide and Herbicide Poultry REGULASI RSPO Rice SAWIT Serba-serbi South America Tebu Technical Comment (CBOT Soyoil) Technical Comment (DJI) Technical Comment (FCPO) Technical Comment (FKLI) Technical Comment (KLSE) Technical Comment (NYMEX Crude) Technical Comment (SSE) Technical Comment (USD/MYR) Teknik Kimia Thailand Trader's Event Trader's highlight USA Ukraine Usaha benih Vietnam Wheat benih bermutu benih kakao benih kelapa benih palsu benih sawit benih sawit unggul bibit sawit unggul biofuel biogas budidaya sawit corporation palm oil pembelian benih sawit perburuhan pertanian soybean umum varietas unggul