BUDIDAYA GUNDUR (Benincasa hispida)
Posted byGundur merupakan salah satu jenis tanaman yang disenangi, sebab disamping enak dijadikan sayuran juga biasa dijadikan campuran es buah. Kandungan air pada gundur menjadikan buahnya terasa segar ketika dikonsumsi, terutama pada musim panas. Buah gundur atau biasa disebut bligu (Benincasa hispida) adalah tanaman merambat dengan alat panjat berbentuk pilin. Batang gundur panjang, daunnya lebar dan berlekuk menjari, daunnya mirip dengan daun labu parang. Batang dan daunnya berbulu halus.
Buah gundur agak lonjong, berbulu halus dan juga tajam, berdaging lunak serta mengandung air. Bila sudah tua, buahnya tertutup oleh lapisan lilin yang mirip dengan bedak putih. Bobot buahnya mencapai 3 kg per buah. Gundur banyak mengandung vitamin B yang bagus untuk menunjang pertumbuhan anak.
1. Jenis Gundur
Gundur (Benincasa hispida) adalah tanaman yang termasuk famili Cucurbitaceae. Tanaman lain yang memiliki kekerabatan dengan gundur adalah labu air (Lagenaria leuncantha). Di pasaran di kenal dua jenis labu air, yakni labu yang buahnya mirip kendi, biasa disebut dengan labu kendi, dan labu yang buahnya berbentuk lonjong.
Perbedaan yang menyolok antara buah gundur dengan buah labu air adalah, buah gundur yang masih muda berwarna hijau dan berbulu, setelah tua berwarna putih karena lapisan bedak. Sementara buah labu air yang masih muda berwarna putih dan halus setelah tua menjadi agak kuning.
2 Bertanam Gundur
Sifatnya yang toleran terhadap ketinggian tempat menjadikan gundur dapat ditanam di dataran rendah atau di dataran tinggi (pegunungan). Sementara labu air baik ditanam di dataran tinggi sampai ketinggian 1000 mdpl. Dalam kenyataannya, tanaman gundur belum diusahakan secara komersial namun sebagai tanaman sela di lahan pekarangan atau di kebun diantara tanaman pokok yang besar. Gundur yang ditanam di pekarangan biasanya dirambatkan pada atas lanjaran atau atap – atap rumah.
Seperti sayuran pada umumnya, gundur membutuhkan lahan subur, dan banyak mengandung air, tetapi air tidak boleh menggenang. Derajad keasaman tanah (pH) yang sesuai antara 5 sampai 6,5. Waktu tanam gundur yang baik adalah awal musim penghujan dengan cara meninggikan tanah dekat pokok tanaman atau pada awal musim kemarau. Gundur yang ditanam pada musim kemarau kebutuhan airnya harus tercukupi.
a) Cara Tanam
Gundur, demikian juga halnya dengan labu air, dikembangbiakkan lewat bijinya. Biji – biji tersebut ditanam pada lubang yang telah disediakan. Ukuran lebar lubang sekitar 40 cm dan dalamnya sekitar 30 cm, dengan jarak antar lubang 1 hingga 2 mtr dan jarak antarbaris sekitar 2 sampai 3 mtr. Lahan yang akan ditanami tidak perlu dicangkul, kecuali kalau gulma/rumput banyak yang tumbuh. Tiap lubang tanam diisi dengan kompos/pupuk kandang yang telah jadi sebanyak 2 sampai 3 Kg. Selanjutnya pada setiap lubang yang akan ditanami diberi sekitar 2 hingga 3 biji lalu ditutup dengan tanah setebal 5 cm. Biji dapat tumbuh setelah berumur 5 hari, dan untuk keperluan seleksi tanaman maka dibiarkan hidup hanya 1 hingga 2 tanaman.
Jika tinggi tanaman mencapai 50 cm, dibuatkan para – para dari bambu dengan tinggi 2 m. Akan tetapi tanaman dapat juga dibiarkan menjalar diatas lahan/tanah kecuali jika musim penghujan sebab dapat menjadikan buah gundur membusuk atau dimakan tikus.
Meski pemberian pupuk buatan jarang dilakukan, namun guna mendapatkan hasil yang bagus maka sebaiknya saat tanaman berumur antara 1,5 bulan diberikan pupuk buatan. Pupuk tersebut merupakan campuran urea, TSP dan KCl dengan perbandingan komposisi 1 : 2 : 2 sebanyak 40 gr setiap tanaman. Pupuk diberikan bersamaan pada saat tanaman didangir. Pupuk diletakkan disekitar tanaman dengan jarak 10 cm dari batangnya. Setelah tanaman itu berbunga pertama, biasanya bunga jantan, ujung batangnya dipotong agar dihasilkan banyak bunga betina (bakal buah).
b) Pemeliharaan Tanaman
Tanaman gundur tidak memerlukan cara perawatan khusus. Namun pemberian perawatan yang telaten memberikan hasil produksi yang optimal. Hama yang biasa menyerang adalah oteng – oteng.
c) Pemanenan
Setelah usia penanaman mencapai sekitar 2 bulan, tanaman gundur mulai berbuah. Buah pertama dapat dipanen saat tanaman berumur 3,5 bulan. Tanaman yang dirawat secara teratur dapat berbuah 10 buah tiap tanaman. Produksi buah gundur hingga saat ini hanya untuk pasar lokal setempat.

0 comments:
Posting Komentar