Kangkung termasuk jenis tanaman yang mudah ditemukan. Di rawa, sawah, tegalan, darat dan perairan tawar dengan mudah ditemukan. Kangkung merupakan tanaman komersial yang bersifat menjalar. Tanaman kangkung berbatang kecil, bulat panjang serta berlubang didalamnya bagaikan pipa. Daun dan batang mudanyanya sangat digemari karena rasanya yang enak dan segar. Selain itu kangkung juga banyak mengandung vitamin A dan C mineral terutama zat besi (Fe), sangat baik untuk menunjang pertumbuhan tulang dan gigi.
1. Jenis Kangkung
Umumnya jenis kangkung yang dikenal terdiri atas kangkung darat (Ipomoea reptans L.) dan kangkung air (Ipomoea aquatica). Ciri khas kangkung darat berdaun panjang, berujung runcing, dan berwarna hijau keputihan, dengan bunga yang berwarna putih. Sedangkan jenis kangkung air berdaun agak panjang, ujungnya tumpul dan berwarna hijau kelam. Bunganya berwarna ungu atau kekuningan. Varietas kangkung darat diantaranya jenis sutera dan bangkok, sedangkan varietas kangkung air diantaranya sukabumi dan biru.
2. Bertanam Kangkung
Pada prinsipnya tanaman kangkung dapat tumbuh di semua tipe tanah, asalkan tanahnya cukup mengandung lumpur dan cukup air. Kangkung biasanya ditanam di kolam, rawa, sawah, atau di atas timbunan sampah. kangkung jarang ditemukan di pekarangan, mungkin karena tanaman mudah ditemukan dimana - mana. Kangkung darat biasanya ditanam di tempat tempat yang agak kering, sedangkan jenis kangkung air biasa ditanam di tepi kolam.
Adapun waktu bertanam kangkung yang baik adalah musim hujan untuk kangkung darat dan musim kemarau untuk kangkung air. Sedangkan waktu tanam kangkung yang dibudidayakan untuk pemuliaan (pembibitan) adalah pada musim kemarau.
a) Cara Tanam
Kangkung air dibudidayakan dengan stek batang dengan panjang sekitar 20 hingga 25 cm dengan kebutuhan bibit sekitar 17 stek per meter persegi. Stek ditanam langsung pada lumpur kolam atau sawah yang airnya dangkal dengan jarak tanam 30 x 20 cm. Untuk kangkung darat, umumnya dibudidayakan dengan biji, diperlukan biji kangkung darat 2,5 kg per 1 hektar pertanaman. Biji ditanam pada bedengan yang telah disiapkan dengan jarak 20 x 30 centimeter.
Persiapan lahan untuk menanam kangkung darat dengan cara mencangkul tanah sedalam 30 centimeter, lalu kemudian diberi pupuk kandang/kompos sebanyak 5 ton per ha atau 0,5 kg per meter persegi, dan setelah itu dibuat bedengan selebar 60 cm atau 1 meter. Panjangnya bedengan tergantung keinginan atau sepanjang lahan. Setiap bedengan memuat 2 sampai 3 biji, dengan jarak antar lubang dalam barisan 20 cm. Pada tanah yang subur atau rawa, pupuk buatan tidak pernah diberikan. Akan tetapi kesuburan tanaman dapat bertambah jika diberi pupuk urea sebanyak 100 – 200 kg/ha.
b) Pemeliharaan Tanaman
Secara khusus pemeliharaan pada tanaman kangkung tidak dilakukan, kecuali pembersihan gulma yang mengganggu. Akan tetapi sebaiknya tanaman diberi urea pada umur 7 hst.
c) Pemanenan
Pemanenan kangkung bisa dengan cara dicabut atau dipangkas. Panen kangkung air dengan cara dipangkas, sedangkan kangkung darat dipanen dengan cara dicabut.
Pemanenan dengan cara dipangkas sudah bisa dilakukan saat tanaman berumur tiga bulan. Ujung tanaman dipangkas sekitar 30 cm agar tumbuh banyak cabang. Hasil pangkasan ini adalah panen pertama yang dapat djual. Selanjutnya panen dilakukan dengan cara ujung cabang dipangkas setiap 15 hari. Biasanya setelah berumur satu bulan, pertumbuhan sudah mulai kerdil oleh karena itu, tanaman kangkung dapat dilakukan regenerasi dengan dibongkar seluruhnya atau sebagian. Kemudian tanah dapat di cangkul lagi lalu ditanami dengan stek atau benih kangkung yang baru. Panen kangkung cabut dilakukan dengan cara tanaman dicabut beserta akarnya setelah tinggi tanaman mencapai sekitar 30 cm.
3. Manfaat Kangkung
Kangkung termasuk dalam kelompok Tanaman Penyembuh Ajaib, sebab selain menyembuhkan penyakit seperti sembelit karena kandungan seratnya yang tinggi terutama pada bagian batang, kangkung juga bermanfaat mengatasi masalah seperti sulit tidur, mimisan, dan juga keracunan makanan. Pada prinsipnya setiap orang mengkonsumsi kangkung sekitar 100 gram atau dalam porsi yang wajar.
Nilai nutrisi setiap 100 gram kangkung yang direbus tanpa garam mengandung air 91,2 gr, energi 28 kkal, protein 1,9 gr, lemak 0,4 gr, karbohidrat 5,63 gr, serat 2 gr, dan ampas 0,87 gr. Kangkung juga kaya provitamin A, B, C, mineral, asam amino, kalsium, fosfor, karoten, dan zat besi. Karena adanya berbagai kandungan itu, kangkung memiliki sifat antiracun, peluruh, perdarahan, diuretik (pelancar kencing), antiradang, dan juga sedatif (penenang/obat tidur). Sebab itu, tidak heran bila orang mudah mengantuk setelah makan banyak makanan dengan menu kangkung.
Khasiat lain dari kangkung antara lain mengurangi haid yang terlalu banyak, mengatasi keracunan pada makanan, kencing darah, kencing sedikit – sedikit dan rasanya nyeri, menghilangkan ketombe, dan wasir berdarah. Sebagai obat luar, kangkung bisa digunakan untuk mengobati bisul, kapalan, dan radang kulit bernanah. Berikut ini cara mudah untuk bisa memanfaatkan khasiat kangkung :
Ketombe
Ambil daun kangkung secukupnya, rendam ke dalam air semalaman hingga airnya tampak kebiruan. Air inilah yang akan digunakan untuk keramas.
Mimisan
Ambil seikat kecil daun kangkung segar, cuci bersih, lalu tumbuk sampai halus. Tambahkan sedikit gula, lalu seduh dengan air panas. Setelah dingin, saring dan minum dua kali sehari.
Sakit gigi
Ambil segenggam akar kangkung, lalu tambah kan setengah sendok teh cuka dan rebus dengan segelas air. Setelah dingin, saring dan gunakan airnya untuk berkumur.
Sariawan
Cuci daun kangkung secukupnya, lumatkan, dan tambahkan segelas air plus sedikit garam. Peras dan saring, lalu pakailah air perasan untuk ber kumur.
Migrain
Tumbuk segenggam daun kangkung hingga halus. Tambahkan air secukupnya lalu ditambah sedikit garam, lalu disaring. Tambahkan madu, minum satu kali sehari sekaligus.
Ambeien
Ambil 3 genggam akar kangkung, cuci, lalu di rebus dengan tiga gelas air hingga yang tinggal separuhnya. Setelah dingin, saring dan minum dua kali sehari sebanyak tiga perempat gelas.
Cacar air
Cuci bersih setengah genggam akar kangkung, rebus dengan dua gelas air hingga menjadi tiga perempat. Setelah dingin, saring lalu minum dua kali sehari sebanyak tiga perempat gelas.
Patek
Cuci bersih 3/4 genggam akar kangkung, lalu di rebus dengan tiga gelas air, biarkan mendidih hingga tinggal tiga perempat bagian. Setelah dingin, saring dan minum 3 kali sehari sebanyak tiga perempat gelas.
Bisul
Cuci 20 lembar daun kangkung, lalu digiling halus. Beri air garam secukupnya, kompreskan pada bisul, lalu balut. Lakukan dua kali sehari.
Sembelit
Cuci bersih setengah genggam daun kangkung segar, lalu kukus. Bisa juga langsung dimakan sebagai lalapan. Lakukan dua kali sehari.
Susah tidur
Sediakan satu genggam batang dan juga daun kangkung, lalu tumis. Makan tumis bersama-sama nasi. Lakukan dua hari sekali.
Melancarkan air seni
Siapkan segenggam akar kangkung, cuci bersih, dan rebus dalam dua gelas air hingga tinggal separuhnya. Setelah dingin, saring dan minum sekali dalam sehari.
Uraf Saraf Lemah (Neurasthenia)
Siapkan sepertiga genggam daun kangkung, seperempat genggam batang kangkung, dan seperempat akar kangkung. Setelah dicuci, tumbuk hingga halus. Tambahkan setengah cangkir air matang dan satu sendok makan madu. Kemudian peras dan saring. Minum tiga kali sehari.
Mengurangi haid
Ambil sekira 50 gram daun kangkung segar, beri sedikit air. Lalu, tumbuk dan saring. Tambahkan satu sendok makan madu. Minum sehari sekali dan ulangi selama enam hari berturut-turut sampai sembuh.
Langganan:
Posting Komentar (Atom)
Label
2011 News
AGRIBISNIS
APINDO
Africa
Agriculture Business
Agriculture Land
Argentina
Australia
Bangladesh
Berita
Berita Detikcom
Berita Info Jambi
Berita Kompas
Berita Padang Ekspres
Berita Riau Pos
Berita Riau Today
Berita Tempo
Berita riau terkini
Biodiesel
Bursa Malaysia
CPO Tender Summary
Cattle and Livestock
China
Cocoa
Company Profile
Corn
Cotton
Crude Palm Oil (CPO) and Palm Kernel Oil (PKO)
Dairy
Dairy Products
Edible Oil
Euorope
European Union (EU)
FDA and USDA
Fertilizer
Flood
Food Inflation
Food Security
Fruit
Futures
Futures Cocoa and Coffee
Futures Edible Oil
Futures Soybeans
Futures Wheat
Grain
HUKUM
India
Indonesia
Info Sawit
Investasi
Invitation
Jarak pagar
Kakao
Kapas
Karet
Kebun Sawit BUMN
Kebun Sawit Swasta
Kelapa sawit
Kopi
Law
Lowongan Kerja
MPOB
Malaysia
Meat
News
Nilam
Oil Palm
Oil Palm - Elaeis guineensis
PENGUPAHAN
PERDA
Pakistan
Palm Oil News
Panduan Pabrik Kelapa Sawit
Penawaran menarik
Pesticide and Herbicide
Poultry
REGULASI
RSPO
Rice
SAWIT
Serba-serbi
South America
Tebu
Technical Comment (CBOT Soyoil)
Technical Comment (DJI)
Technical Comment (FCPO)
Technical Comment (FKLI)
Technical Comment (KLSE)
Technical Comment (NYMEX Crude)
Technical Comment (SSE)
Technical Comment (USD/MYR)
Teknik Kimia
Thailand
Trader's Event
Trader's highlight
USA
Ukraine
Usaha benih
Vietnam
Wheat
benih bermutu
benih kakao
benih kelapa
benih palsu
benih sawit
benih sawit unggul
bibit sawit unggul
biofuel
biogas
budidaya sawit
corporation
palm oil
pembelian benih sawit
perburuhan
pertanian
soybean
umum
varietas unggul

0 comments:
Posting Komentar