RSS Feed

BUDIDAYA ANGGREK DENDROBIUM

Posted by Flora Sawita

Anggrek dendrobium adalah jenis anggrek yang paling banyak dibudidayakan. Hal ini disamping mudah dalam perawatannya, juga karena memiliki aneka pilihan warna bunga yang sangat menarik dari hasil karya penyilang, baik didalam maupun diluar negeri. Sebagaimana jenis anggrek, anggrek dendrobium masuk dalam kelompok anggrek epifit. Anggek ini banyak digemari, karena harganya terjangkau. Spesies anggrek dendrobium tumbuh menyebar dihutan tropis Indonesia dan Malaysia. Jenis anggrek ini sangat tahan terhadap kekurangan air. Hanya dengan kelembaban udara saja dapat tumbuh. Karena harganya yang relative menjanjikan maka anggrek dendrobium banyak diusahakan sebagai bunga hias dalam pot, ada juga sebagai bunga potong pelengkap parsel atau hadiah. Sebagai bunga potong, jenis anggrek dendrobium bisa tahan lama lebih seminggu didalam wadah jambangan, mudah untuk di susun dan juga di kombinasikan dengan bunga lain.
SYARAT TUMBUH
Sinar Matahari
Sinar matahari sangat diperlukan oleh semua tanaman yang berhijau daun. Namun secara umum dendrobium memerlukan sinar matahari sekitar 50 sampai 60 persen.
Temperatur
Temperatur yang baik bagi pertumbuhan anggrek dendrobium umumnya sekitar 15 derajad celsius pada malam hari dan 25 sampai 27 derajad celsius pada siang hari.
Kelembaban Udara
Secara umumnya bunga dendrobium memerlukan kelembaban udara sekitar 60 sampai 70 persen
Bibit
Bibit yang diperjualbeli kan biasanya 4 macam yaitu bibit dalam botol, bibit kompot (komoditi pot), bibit dalam bentuk tanaman muda dan bibit dalam bentuk tanaman tua. Bibit yang baik memiliki syarat – syarat antara lain :
 Media dipastikan bersih, tidak adanya cendawan yang mirip kapas menempel pada akar.
 Kecambah sudah berakar dan pertumbuhan kecambah seragam.
 Warna daun hijau segar, mulu, dan tidak menunjukkan gejala keriput atau salah bentuk.
 Tidak ada kecambah yang mati.
 Pot dan tanamannya dalam keadaan bersih.
 Pertumbuhan bibit seragam dan kuat, per akaran kuat dan banyak serta tidak ada bibit yang layu atau mati.
PERSIAPAN MEDIA
Media yang digunakan untuk penanaman Dendrobium pada umumnya terdiri dari : pakis, pecahan batu bata atau genteng, dan pecahan batu kali atau kerikil, sabut kelapa atau arang kayu.
Tahap – tahap pengisian kedalam pot pada jenis Dendrobium :
1. Siapkan pot baru atau pot lama yang telah dibersihkan dari lumut atau yang ukurannya disesuaikan.
2. Masukkan pecahan genting sepertiga bagian pada pot, atasnya dimasukkan sepertiga bagian arang kayu dan paling atas dimasukkan lagi sepertiga bagian potongan pakis.
3. Pot siap ditanami
PENANAMAN
Cara tanam jenis dendrobium berbeda – beda yang tergantung pada tipe dan acam bibitnya, untuk tipe botolan berbeda dengan bibit yang sudah besar.
1. Penanaman Bibit Botolan
a Buka tutup botol yang berisi bibit anggrek, masukkan air bersih sebanyak sekitar 2 samapai 3 sendok makan ke dalam botol, botol digoyang – goyang agar akarnya terlepas dari media.
b Botol dimiringkan lalu kemudian bibit dikait dengan kawat yang ujungnya berbentuk √ dengan daun bunga yang mengarah ke belakang sehingga tidak merusak daun.
c Bibit muda dijatuhkan kedalam wadah baskom plastik yang berisi air bersih kemudian dicuci hingga bersih.
d Setelah bibit bersih direndam kedalam baskom yang sudah berisi dengan larutan ZPT/PPC misalnya atonik 2 tetes dalam setiap 1 liter air. Lamanya perendaman bibit 5 sampai 10 menit.
e Kemudian bibit direndam lagi dalam larutan fungisida Ditane M-45 2 gram per 1 liter air selama 5 menit.
f Setelah direndam, bibit anggrek lalu diangkat dan ditiriskan pada kertas tissue atau kertas koran, kemudian bibit di tanam kedalam pot yang telah berisi media.
2. Penanaman Tanaman Muda dan Dewasa
Wadah yang digunakan menanam bibit (pot) ini tergantung pada ukuran tanamannya. Untuk tipe tanaman muda dari kompot cukup dengan menggunakan pot yang berdiameter sekitar 8 cm sedangkan untuk tanaman yang dewasa menggunakan pot yang berukuran sekitar 15 cm atau lebih. Bibit yang sudah siap ditanam, ditanam kedalam pot yang telah ada media nya dan diberi tiang untuk menegakkan tanaman. Penempatan bibit kompot dapat di tengah tengah pot, sedang tanaman dewasa bisa ditaruh disisi pot dengan tunas menghadap kearah tengah.
3. Penempatan Tanaman
Setelah ditanam, dendro bium dalam pot bisa juga digantung secara sendiri – sendiri atau ditaruh diatas rak. Penempatan jenis tanaman anggrek ini bisa pada ruangan tertutup seperti rumah kaca, juga pada ruangan setengah terbuka dimana pada bagian atas ada peneduh dari belahan bambu, kasa, plastic atau kaca, sedangkan pada sisi – sisinya terbuka. Cara kedua inilah yang lazimnya digunakan petani anggrek.
4. Pemberian Vitamin
Penelitian terhadap anggrek denrobium yang dilakukan pada Januari sampai April 2002, yang bertempat di Screen House Pusat Pengembangan Bioteknologi Pertanian UMM, dengan ketinggian tempat 500 sampai 550 mdpl, mengindikasikan bahwa penggunaan Vitamin B1 yang dikombinasikan dengan pupuk majemuk cair Mamigro memberikan pengaruh yang lebih baik terhadap panjang tanaman, jumlah daun, luas daun dan berat basah tanaman jika dibandingkan dengan pupuk majemuk cair Grow Team-M. Sedangkan penggunaan Vitamin B1 di atas 120 ppm memberikan pengaruh yang tidak nyata terhadap semua parameter pengamatan.
P A N E N
Berdasar bentuk yang dapat dipasarkan, maka dendrobium sudah dapat dipanen pada bentuk tanaman muda untuk digunakan sebagai bibit, tanaman dewasa untuk tanaman hias dan bunga potong. Tanaman muda untuk bibit biasa dijual dalam bentuk masih dalam kompot atau telah dipisah pisah dalam pot kecil (berdiameter 6 sampai 8 cm). Sedangkan tanaman dewasa untuk tanaman hias biasanya berupa tanaman yang sudah berbunga. Sebagai bunga potong, maka sebaiknya dipilih tangkai yang bunganya sudah mekar (yang kuncup 1 sampai 3 kuntum). Pemotongan dilakukan pada jarak sekitar 2 cm dari pangkal tangkai dengan menggunakan gunting stek yang telah dibasuh alcohol, pemotongan bisa dilakukan saat bunga telah bebas embun.
Teknik perawatan tersebut diatas harus diperhatikan bila diinginkan dendrobium memberikan hasil yang baik. Satu hal yang jangan dilupakan dan sangat menunjang adalah kebersihan dari nursery atau tempat anggrek dendrobium tersebut diletakkan. Demikian juga bersihkan gulma yang ada dan genangan air. Sebab ini akan menjadi tempat yang nyaman bagi jamur maupun bakteri. Jamur dan/atau bakteri tersebut dapat merusak pertumbuhan tanaman anggrek dendrobium yang ada. Serangan hama bekicot yang akan merusak ujung akar dan kuncup bunga juga perlu diwaspadai.

0 comments:

Posting Komentar

Label

2011 News AGRIBISNIS APINDO Africa Agriculture Business Agriculture Land Argentina Australia Bangladesh Berita Berita Detikcom Berita Info Jambi Berita Kompas Berita Padang Ekspres Berita Riau Pos Berita Riau Today Berita Tempo Berita riau terkini Biodiesel Bursa Malaysia CPO Tender Summary Cattle and Livestock China Cocoa Company Profile Corn Cotton Crude Palm Oil (CPO) and Palm Kernel Oil (PKO) Dairy Dairy Products Edible Oil Euorope European Union (EU) FDA and USDA Fertilizer Flood Food Inflation Food Security Fruit Futures Futures Cocoa and Coffee Futures Edible Oil Futures Soybeans Futures Wheat Grain HUKUM India Indonesia Info Sawit Investasi Invitation Jarak pagar Kakao Kapas Karet Kebun Sawit BUMN Kebun Sawit Swasta Kelapa sawit Kopi Law Lowongan Kerja MPOB Malaysia Meat News Nilam Oil Palm Oil Palm - Elaeis guineensis PENGUPAHAN PERDA Pakistan Palm Oil News Panduan Pabrik Kelapa Sawit Penawaran menarik Pesticide and Herbicide Poultry REGULASI RSPO Rice SAWIT Serba-serbi South America Tebu Technical Comment (CBOT Soyoil) Technical Comment (DJI) Technical Comment (FCPO) Technical Comment (FKLI) Technical Comment (KLSE) Technical Comment (NYMEX Crude) Technical Comment (SSE) Technical Comment (USD/MYR) Teknik Kimia Thailand Trader's Event Trader's highlight USA Ukraine Usaha benih Vietnam Wheat benih bermutu benih kakao benih kelapa benih palsu benih sawit benih sawit unggul bibit sawit unggul biofuel biogas budidaya sawit corporation palm oil pembelian benih sawit perburuhan pertanian soybean umum varietas unggul