Berita Pertanian : Disnak - BPS Karo Data Sapi dan Kerbau
Posted by Labels: berita pertanian pertanian karo, Disnak - BPS Karo Data Sapi dan Kerbau, pendataan ternak, peternakan karo, program swasembada pangan, sensus ternakDikatakannya, teknis pendatan untuk hewan ternak dilakukan oleh BPS, sedangkan Dinas Peternakan dan Perikanan hanya sebagai pendamping. “Selama ini pemerintah belum memiliki data dasar yang memadai tentang jumlah sapi dan kerbau, sehingga kebijakan pengembangan sapi dan kerbau dianggap belum mencerminkan keadaan sesungguhnya,” kata Jenggi.
Untuk itu, kata dia, diimbau agar masyarakat yang memiliki hewan ternak, baik sapi perah, sapi potong dan kerbau, dapat menerima kehadiran para petugas ke desanya masing– masing. “Masyarakat jangan takut atau salah persepsi terhadap pendataan/sensus yang dilakukan untuk hewan ternak. Sebab, pendataan yang dilakukan tidak ada hubungannya dengan wajib pajak, melainkan melengkapi data hewan ternak untuk swasembada daging,” ujarnya.
Dikatakan Jenggi, di Karo hewan yang dipotong perharinya berkisar 7 hingga 8 ekor. Seharusnya untuk memenuhi kebutuhan daging bagi warga Karo yang berjumlah 350 ribu jiwa sapi yang dipotong sekitar 25 ekor per hari. Untuk itu masyarakat Karo, yang diperkirakan 80% pencahariannya dari bertani agar mengalihkan sebagian profesinya untuk memelihara hewan ternak.

