RSS Feed
Tampilkan postingan dengan label flu burung. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label flu burung. Tampilkan semua postingan

Berita Pertanian : Ratusan ayam di Siabu mati mendadak

Posted by Flora Sawita Labels: , , , ,

PANYABUNGAN. Dalam kurun waktu satu minggu terakhir ratusan ayam milik masyarakat di Kecamatan Siabu mati mendadak terutama di Desa Bonan Dolok dan Desa Tangga Bosi Kecamatan Siabu Kabupaten Mandailing Natal.

Salah seorang pemilik ayam, Jamal ,38, warga Desa Bonan Dolok mengatakan, dalam kurun waktu satu minggu terakhir ini sudah lebih dari 60 ekor ayamnya yang mati mendadak.

“Sore harinya kita masih memasukkan ayam ke dalam kandangnya, namun pagi harinya ayam sudah mati, karena khawatir penyebab matinya ayam ini akibat flu burung kita segera melapor ke instansi terkait “ katanya.

Kepala Desa Bonan Dolok, Kecamatan Siabu Arham Rangkuti yang dihubungi mengatakan, pihaknya benar telah mendapatkan laporan di desanya sekira 500 lebih ekor ayam yang mati mendadak. “Laporan ini kita lanjuti ke pihak kecamatan dan kemudian ke Dinas Pertanian dan Peternakan Madina,” ujarnya.

Kadis Pertanian dan Peternakan Madina, Taufik Zulhandra, yang dihubungi melalui Franki di Dinas Pertanian dan Peternakan Madina mengatakan, pihaknya sudah langsung turun ke lapangan untuk melaksanakan pemeriksaan terhadap ayam yang mati dan berdasarkan hasil pemeriksaan di lapangan. ‘’Penyebab matinya ayam warga ini akibat penyakit Ende,” jelasnya.

Hasil pemeriksaan yang dilakukan terhadap ayam yang mati dan yang masih hidup penyakit yang dialami hewan ternak adalah Ende ganas bukan flu burung. Sedangkan ciri-ciri penyakitnya adalah ayam mati secara mendadak dan merambat ke ayam lainnya yang satu kandang sehingga bisa saja seluruh ayam yang sekandang mati bersama.

Dikatakan, pihaknya telah melakukan penanggulangan dengan melakukan penyemprotan terhadap kandang-kandang ayam, hal ini untuk mengantisifasi penyakit Ende yang diperkirakan masih ada pada tubuh ayam yang lain.

Berita Pertanian : Tercemar Flu Burung, Ribuan Ayam Potong Dimusnahkan

Posted by Flora Sawita Labels: , , , ,











TENGGARONG.
Dinas Peternakan Kabupaten Katai Kartanegara (Kukar) memusnahkan ribuan ayam potong yang diduga terinfeksi flu burung di Desa Makarti Kecamatan Marang Kayu, Kalimantan Timur.

Kepala Bidang Kesehatan Hewan Dinas Peternakan Kabupaten Kukar Sumarji mengatakan, pemusnahan yang dilakukan untuk mencegah penularan virus flu burung terhadap unggas lainnya, dan sudah disetujui oleh para pemilik ternak.

"Ini dilakukan untuk mencegah penularan virus flu burung,"katanya, Jumat (29/4).

Menurutnya, berdasarkan hasil tes cepat yang dilakukan pihaknya terhadap ayam yang mati mendadak, diketahui ada kemungkinan terkena virus flu burung.

Terkait pemusnahan itu, Ayam ayam milik warga tersebut tidak akan dilakukan ganti rugi, karena para peternak sudah menyetujui pemusnahan tersebut.

Sementara itu, hingga saat ini sudah ada 2 warga di Desa tersebut diduga terkena suspect flu burung. Kendati pihaknya masih harus melakukan pemeriksaan lebih lanjut, terhadap kedua warga tersebut.

"Desa Makarti tergolong rawan suspect flu burung, sebab daerah tersebut merupakan penghasil ayam potong dengan total produksi hingga 20 ribu ekor per bulan," ungkapnya.

Berita Pertanian : Peternak Diingatkan Waspadai Munculnya Kembali Flu Burung

Posted by Flora Sawita Labels: , , , ,

Jakarta. Wakil Menteri Pertanian (Wamentan) Bayu Krisnamurthi mengingatkan pelaku usaha peternakan unggas untuk mewaspadai munculnya kembali virus flu burung di Tanah Air.
Di beberapa negara yang terjadi dan dinyatakan bebas flu burung seperti Jepang ataupun Asia Tengah kini virus itu muncul kembali. Jadi, jngan sepelekan flu burung. Indonesia juga berisiko mengalami kejadian serupa bahkan di Gorontalo juga mengalami," kata ,” kata Wamentan di Jakarta, Rabu (6/4).

Bayu mengatakan, selama 2011 terjadi kasus flu burung pada unggas, Januari mencapai 136 kasus, kemudian meningkat menjadi 156 kasus pada Februari dan Maret kembali naik menjadi 307 kasus. Dari kasus flu burung tersebut, tambahnya, tercatat kematian unggas pada Januari sebanyak 8.315 ekor, Februari sempat turun menjadi 6.310 ekor dan Maret naik menjadi 17.471 ekor. "Serangan flu burung ini terbesar terjadi pada usaha peternakan sektor II dan III karena pengembangannya skala besar," katanya.

Selama periode yang sama pada 2010, menurut dia, kasus flu burung di Tanah Air terjadi sebanyak 284 pada Januari, kemudian naik menjadi 362 kasus pada Februari dan 159 kasus pada Maret. Selama tiga bulan pertama 2009, lanjutnya, untuk Januari sebanyak 195 kasus pada unggas, Februari 331 kasus dan Maret 337 kasus.

Pendorong kembali munculnya flu burung di Tanah Air, menurut Bayu, antara lain cuaca yang basah serta banjir di sejumlah daerah dan ketidaksempurnaan vaksinasi unggas. Meskipun demikian Wamentan menyatakan, munculnya virus flu burung pada unggas tersebut masih bersifat musiman atau terjadi pada saat-saat tertentu.

Untuk mengatasi merebaknya virus flu burung pada unggas, pihaknya melakukan berbagai upaya antara lain pertemuan rutin dengan Ditjen Peternakan dan Kesehatan Hewan Kementerian Pertanian untuk mendapatkan laporan perkembangan peternakan. "Selain itu juga melakukan kerja sama dengan jaringan dokter hewan seluruh Indonesia," katanya.

Bayu mengatakan, selama Maret 2011 kasus flu burung pada unggas terbanyak terjadi di Sumatera Barat, Riau, dan Jambi. "Namun demikian bukan berarti daerah yang tertinggi kasusnya adalah buruk, bisa jadi itu menunjukkan kegiatan survailansnya jalan," katanya. (ant)

Label

2011 News AGRIBISNIS APINDO Africa Agriculture Business Agriculture Land Argentina Australia Bangladesh Berita Berita Detikcom Berita Info Jambi Berita Kompas Berita Padang Ekspres Berita Riau Pos Berita Riau Today Berita Tempo Berita riau terkini Biodiesel Bursa Malaysia CPO Tender Summary Cattle and Livestock China Cocoa Company Profile Corn Cotton Crude Palm Oil (CPO) and Palm Kernel Oil (PKO) Dairy Dairy Products Edible Oil Euorope European Union (EU) FDA and USDA Fertilizer Flood Food Inflation Food Security Fruit Futures Futures Cocoa and Coffee Futures Edible Oil Futures Soybeans Futures Wheat Grain HUKUM India Indonesia Info Sawit Investasi Invitation Jarak pagar Kakao Kapas Karet Kebun Sawit BUMN Kebun Sawit Swasta Kelapa sawit Kopi Law Lowongan Kerja MPOB Malaysia Meat News Nilam Oil Palm Oil Palm - Elaeis guineensis PENGUPAHAN PERDA Pakistan Palm Oil News Panduan Pabrik Kelapa Sawit Penawaran menarik Pesticide and Herbicide Poultry REGULASI RSPO Rice SAWIT Serba-serbi South America Tebu Technical Comment (CBOT Soyoil) Technical Comment (DJI) Technical Comment (FCPO) Technical Comment (FKLI) Technical Comment (KLSE) Technical Comment (NYMEX Crude) Technical Comment (SSE) Technical Comment (USD/MYR) Teknik Kimia Thailand Trader's Event Trader's highlight USA Ukraine Usaha benih Vietnam Wheat benih bermutu benih kakao benih kelapa benih palsu benih sawit benih sawit unggul bibit sawit unggul biofuel biogas budidaya sawit corporation palm oil pembelian benih sawit perburuhan pertanian soybean umum varietas unggul