JAKARTA. Ribuan angkutan umum bisa menjadi korban seiring dengan rencana pemerintah menaikkan harga bahan minyak minyak bersubsidi pada April mendatang. Angkutan umum terancam merugi, bahkan bangkrut, jika pemerintah tidak memberikan subsidi untuk angkutan umum.
"Jika sungguh-sungguh pemerintah tak memberikan subsidi BBM buat angkutan umum perkotaan, puluhan ribu angkutan umum akan mati di seluruh Indonesia," ujar pengamat transportasi dari Universitas Soegijapranata, Djoko Setijowarno, dalam pesan singkat kepada Kompas.com, Minggu (11/3/2012).
Jika angkutan umum merugi, bahkan mati, angka pengangguran pun akan meningkat. Begitu pula dengan angka kemiskinan. Ini bisa terjadi karena subsidi BBM cukup memberikan andil besar dalam biaya operasi kendaraan.
Djoko menyebutkan, subsidi BBM mempengaruhi 25-30 persen biaya operasi kendaraan, khususnya untuk besaran tarif dan suku cadang. Sementara itu, komponen fiskal, seperti pajak, sangat kecil pengaruhnya bagi biaya operasi kendaraan.
Oleh sebab itu, Djoko menegaskan, angkutan umum harus mendapatkan subsidi BBM jika harga BBM bersubsidi nanti naik. Subsidi juga harus diberikan bagi angkutan barang untuk mengantisipasi kenaikan harga barang. "Belum lagi sejumlah angkutan barang yang mengangkut komoditas sembako yang juga tak dapat subsidi, dipastikan ongkos barang naik, harga barang meningkat sehingga menurunkan daya beli masyarakat," papar Djoko.
Sebelumnya telah diwartakan, pemerintah berjanji akan memberikan kompensasi bagi angkutan umum agar tarif angkutan tidak naik jika harga BBM dinaikkan.
Menteri Perencanaan Pembangunan Nasional Armida Alisjahbana, di Jakarta, Kamis (8/3/2012 ), mengatakan, pemerintah mengalokasikan kompensasi sebesar Rp 5 triliun. Ini semacam pagu kompensasi yang dialokasikan pemerintah khusus untuk angkutan umum. "Begitu harga BBM akan dinaikkan, diperlakukan itu (kompensasi)," ujar Armida.
Langganan:
Posting Komentar (Atom)
Label
2011 News
AGRIBISNIS
APINDO
Africa
Agriculture Business
Agriculture Land
Argentina
Australia
Bangladesh
Berita
Berita Detikcom
Berita Info Jambi
Berita Kompas
Berita Padang Ekspres
Berita Riau Pos
Berita Riau Today
Berita Tempo
Berita riau terkini
Biodiesel
Bursa Malaysia
CPO Tender Summary
Cattle and Livestock
China
Cocoa
Company Profile
Corn
Cotton
Crude Palm Oil (CPO) and Palm Kernel Oil (PKO)
Dairy
Dairy Products
Edible Oil
Euorope
European Union (EU)
FDA and USDA
Fertilizer
Flood
Food Inflation
Food Security
Fruit
Futures
Futures Cocoa and Coffee
Futures Edible Oil
Futures Soybeans
Futures Wheat
Grain
HUKUM
India
Indonesia
Info Sawit
Investasi
Invitation
Jarak pagar
Kakao
Kapas
Karet
Kebun Sawit BUMN
Kebun Sawit Swasta
Kelapa sawit
Kopi
Law
Lowongan Kerja
MPOB
Malaysia
Meat
News
Nilam
Oil Palm
Oil Palm - Elaeis guineensis
PENGUPAHAN
PERDA
Pakistan
Palm Oil News
Panduan Pabrik Kelapa Sawit
Penawaran menarik
Pesticide and Herbicide
Poultry
REGULASI
RSPO
Rice
SAWIT
Serba-serbi
South America
Tebu
Technical Comment (CBOT Soyoil)
Technical Comment (DJI)
Technical Comment (FCPO)
Technical Comment (FKLI)
Technical Comment (KLSE)
Technical Comment (NYMEX Crude)
Technical Comment (SSE)
Technical Comment (USD/MYR)
Teknik Kimia
Thailand
Trader's Event
Trader's highlight
USA
Ukraine
Usaha benih
Vietnam
Wheat
benih bermutu
benih kakao
benih kelapa
benih palsu
benih sawit
benih sawit unggul
bibit sawit unggul
biofuel
biogas
budidaya sawit
corporation
palm oil
pembelian benih sawit
perburuhan
pertanian
soybean
umum
varietas unggul

0 comments:
Posting Komentar