RSS Feed

KEDELAI Tahu dan Tempe Nonlokal

Posted by Flora Sawita Labels: , , ,

Produksi kedelai domestik saat ini tidak mampu lagi mencukupi kebutuhan nasional. Untuk mencukupi kebutuhan kedelai yang terus meningkat, Indonesia semakin tergantung pada impor. Kejayaan sebagai produsen besar dunia pun memudar.

Pada awal 1960-an, Indonesia merupakan produsen kedelai ketiga terbesar dunia, hanya kalah oleh Amerika Serikat dan China. Kini, hanya Amerika Serikat yang bisa bertahan.

Posisi China, dan terlebih Indonesia, telah digeser oleh Argentina, Paraguay, Kanada, dan Bolivia. China kini di peringkat keempat. Indonesia dengan produksi tahunan di bawah 1 juta ton tidak berada dalam kelompok sepuluh besar.

Dominasi benua Amerika, yang awalnya ditopang oleh Amerika Serikat dan Brasil, semakin kuat setelah Argentina masuk menjadi produsen utama kedelai. Sementara Asia, yang ditopang oleh China dan India, hanya mampu memproduksi sepertujuh dari produksi negara-negara di Amerika.

Dalam dekade terakhir, produksi kedelai Indonesia tidak bisa melampaui 1 juta ton per tahunnya. Padahal pada masa jaya tahun 1991-1996, Indonesia memproduksi lebih dari 1,5 juta ton per tahun. Angka ini hanya untuk menutup sekitar 80 persen kebutuhan lokal. Kini, kebutuhan kedelai nasional sekitar 2,4 juta ton setahun.

Penurunan produksi kedelai terjadi karena berkurangnya luas areal tanam dan panen serta minat petani dalam menanam kedelai yang merupakan bahan baku industri makanan seperti tahu dan tempe ini. Kedelai pun harus diimpor.

Dalam lima tahun ini, nilai impor kedelai Indonesia naik 30 persen per tahun. Naiknya impor dikarenakan adanya kemudahan tata niaga impor terkait liberalisasi produk pertanian.

Upaya meningkatkan produktivitas kedelai lokal diperlukan. Jika tidak, Indonesia tidak akan mempunyai mekanisme untuk melindungi petani dari serbuan impor pangan. Pengembangan kedelai nasional, terutama yang berbasis kewilayahan, perlu mendapat perhatian.

Produksi kedelai nasional dalam 40 tahun terakhir masih mengandalkan Jawa Timur dan Jawa Tengah. Nusa Tenggara Barat, Jawa Barat, Aceh, dan Lampung juga menjadi pusat produksi kedelai.

Produktivitas kedelai di daerah-daerah yang sudah menjadi produsen utama ini dapat ditingkatkan melalui kebijakan insentif sehingga meningkatkan minat petani menanam kedelai. Dukungan penguasaan teknologi mulai budidaya hingga pascapanen serta pendanaan juga diperlukan.

Jika upaya tersebut tidak dilakukan, pada masa depan masyarakat Indonesia, yang membelanjakan sekitar 5 persen dari belanja makannya untuk mengonsumsi tahu dan tempe, mungkin tidak lagi menemukan tahu dan tempe dari kedelai Indonesia.

0 comments:

Posting Komentar

Label

2011 News AGRIBISNIS APINDO Africa Agriculture Business Agriculture Land Argentina Australia Bangladesh Berita Berita Detikcom Berita Info Jambi Berita Kompas Berita Padang Ekspres Berita Riau Pos Berita Riau Today Berita Tempo Berita riau terkini Biodiesel Bursa Malaysia CPO Tender Summary Cattle and Livestock China Cocoa Company Profile Corn Cotton Crude Palm Oil (CPO) and Palm Kernel Oil (PKO) Dairy Dairy Products Edible Oil Euorope European Union (EU) FDA and USDA Fertilizer Flood Food Inflation Food Security Fruit Futures Futures Cocoa and Coffee Futures Edible Oil Futures Soybeans Futures Wheat Grain HUKUM India Indonesia Info Sawit Investasi Invitation Jarak pagar Kakao Kapas Karet Kebun Sawit BUMN Kebun Sawit Swasta Kelapa sawit Kopi Law Lowongan Kerja MPOB Malaysia Meat News Nilam Oil Palm Oil Palm - Elaeis guineensis PENGUPAHAN PERDA Pakistan Palm Oil News Panduan Pabrik Kelapa Sawit Penawaran menarik Pesticide and Herbicide Poultry REGULASI RSPO Rice SAWIT Serba-serbi South America Tebu Technical Comment (CBOT Soyoil) Technical Comment (DJI) Technical Comment (FCPO) Technical Comment (FKLI) Technical Comment (KLSE) Technical Comment (NYMEX Crude) Technical Comment (SSE) Technical Comment (USD/MYR) Teknik Kimia Thailand Trader's Event Trader's highlight USA Ukraine Usaha benih Vietnam Wheat benih bermutu benih kakao benih kelapa benih palsu benih sawit benih sawit unggul bibit sawit unggul biofuel biogas budidaya sawit corporation palm oil pembelian benih sawit perburuhan pertanian soybean umum varietas unggul