Oleh: Theresia Eko Setyowati (LESMAN, Boyolali – Jawa Tengah)
Dengan semakin terbukanya pasar produk organik, maka penjaminan kualitas mutu di semua level (petani, kelompok tani, pedagang, dan konsumen) adalah hal yang sangat penting. Penjaminan kualitas ini adalah merupakan kunci keberlajutan pasar produk tersebut.
Salah satu model penjaminan kualitas produk adalah dengan model Internal Control System/ICS (Sistem Penjaminan Internal). ICS sendiri arti harfiahnya adalah sistem penjaminan mutu yang terdokumentasi, yang memperkenankan lembaga sertifikasi mendelegasikan inspeksi tahunan semua anggota kelompok secara individual kepada lembaga/unit dari operator yang telah disertifikasi.
Yang harus dipahami adalah bahwa penjaminan mutu produk yang dirancang oleh kelompok adalah untuk meyakinkan kepada konsumen kualitas produk yang mereka hasilkan adalah sesuai dengan standar produksi maupun standar produk yang dibutuhkan konsumen.
Dalam pengembangan ICS, yang perlu direfleksikan adalah perjalanan proses penguatan organisasi yang menjadi kunci utama dari keberhasilan pengorganisasian petani maupun pengorganisasian produk yang akan dipasarkan. Orientasi pasar juga harus dipertimbangkan, baik pasar lokal, nasional, maupun internasional. Karena rangkaian pengorganisasian produk dan arah pemasaran akan berpengaruh pada strategi dalam menjalankan ICSnya.
Mengapa Pengorganisasian petani harus kuat, karena tanpa kesolidan kelompok dan mekanisme kelompok yang baik, maka kerja-kerja ICS tidak akan dapat dilakukan secara maksimal, karena komitmen dari semua anggota dan pengurus menjadi ukuran keberhasilan penjaminan mutu produk yang dilakukan sehingga konflik internal bisa teratasi.
Karenanya maka penerapan ICS di kelompok harus diawali dengan pemahaman tentang ICS itu sendiri, menyusun organ ICS, membangun mekanisme organisasi, tujuan ICSnya, wilayah pengorganisasian ICS, basis pengorganisasiannya, pilihan komoditinya, pasar produk yang dituju, penyusunan stándar proses produksi organik, serta spesifikasi produknya.
Penerapan ICS di kelompok membutuhkan proses waktu lama, sehingga percepatan yang bisa dilakukan adalah harus di dukung kesiapan pada organisasinya dalam mengelola ICS.
Selama ini, kendala yang cukup berat dalam pengorganisasian produk melalui ICS adalah penjaminan pasar produk anggota. ICS bertugas dalam pemasaran produk anggota, sehingga peran ICS bukan hanya lembaga penjamin kualitas produk di tingkat kelompok tetapi juga lembaga pemasaran produk anggotanya. Sehingga pilihan pemasaran dan pasarnya, sejak awal harus dibangun dan disepakati oleh semua anggota ICS.
Beberapa aspek dan kemampuan yang akan mendukung keberhasilan ICS diantaranya adalah: Infrastruktur, informasi pasar, jaringan pemasaran, mediasi, negoisasi, permodalan, dan peraturan-peraturan yang ada (regulasi, standar, hukum, dan norma budaya lokal).
Dan untuk mendukung dinamisnya fungsi kelembagaan penjamin kualitas produk anggota haruslah ada pengembangan kapasitas yang berkelanjutan untuk organ ICS (anggota dan pengurusnya) itu sendiri.
“Hidup Pertanian Organik Indonesia!"
Jalan masih panjang dan kita butuh tindakan nyata untuk membangun pasar organik sebagai bukti Pertanian Organik menguntungkan petani
Langganan:
Posting Komentar (Atom)
Label
2011 News
AGRIBISNIS
APINDO
Africa
Agriculture Business
Agriculture Land
Argentina
Australia
Bangladesh
Berita
Berita Detikcom
Berita Info Jambi
Berita Kompas
Berita Padang Ekspres
Berita Riau Pos
Berita Riau Today
Berita Tempo
Berita riau terkini
Biodiesel
Bursa Malaysia
CPO Tender Summary
Cattle and Livestock
China
Cocoa
Company Profile
Corn
Cotton
Crude Palm Oil (CPO) and Palm Kernel Oil (PKO)
Dairy
Dairy Products
Edible Oil
Euorope
European Union (EU)
FDA and USDA
Fertilizer
Flood
Food Inflation
Food Security
Fruit
Futures
Futures Cocoa and Coffee
Futures Edible Oil
Futures Soybeans
Futures Wheat
Grain
HUKUM
India
Indonesia
Info Sawit
Investasi
Invitation
Jarak pagar
Kakao
Kapas
Karet
Kebun Sawit BUMN
Kebun Sawit Swasta
Kelapa sawit
Kopi
Law
Lowongan Kerja
MPOB
Malaysia
Meat
News
Nilam
Oil Palm
Oil Palm - Elaeis guineensis
PENGUPAHAN
PERDA
Pakistan
Palm Oil News
Panduan Pabrik Kelapa Sawit
Penawaran menarik
Pesticide and Herbicide
Poultry
REGULASI
RSPO
Rice
SAWIT
Serba-serbi
South America
Tebu
Technical Comment (CBOT Soyoil)
Technical Comment (DJI)
Technical Comment (FCPO)
Technical Comment (FKLI)
Technical Comment (KLSE)
Technical Comment (NYMEX Crude)
Technical Comment (SSE)
Technical Comment (USD/MYR)
Teknik Kimia
Thailand
Trader's Event
Trader's highlight
USA
Ukraine
Usaha benih
Vietnam
Wheat
benih bermutu
benih kakao
benih kelapa
benih palsu
benih sawit
benih sawit unggul
bibit sawit unggul
biofuel
biogas
budidaya sawit
corporation
palm oil
pembelian benih sawit
perburuhan
pertanian
soybean
umum
varietas unggul

0 comments:
Posting Komentar